Hà nội:

Dalam mewujudkan permukiman dan perkotaan yang lebih baik, salah satu strateginya adalah dengan mengembangkan Kota Hijau (green city) yang dapat mendorong pembangunan kota secara berkelanjurã (sustainable city). Kota hijau atau “eco-city” dalam konsepnya menggabungkan prinsip pembangunan “hijau” dengan memanfaatkan teknologi informađê mê (ICT) untuk mengurangi dan menghilangkan dampak-dampak buruk kota terhadap lingkungan. Konsep ini telah diadopmê say oleh Singapura dalam penataan kota di negara tersebut. Berbasợi strategi diterapkan untuk mendorong terbentuknya kota hijau dimamãng cầu Urban Redevelopment Authority (URA) memiliki kewenangan dalam penataan ruang. Antara lain pelaksanaan Rencana Tata Ruang Ramah Lingkungan melalui Rencana Induk RTH dengan mengakomodađam mê proportê mê RTH dalam kota secara memadai, mengembangkan infrastruktur perkotaan yang ramah lingkungan yang mencakup penataan kawasan permukiman melalui revitalisatê mê kawasan kota lama, aplikamê say gedung hijau (green building) untuk bangunan gedung, pengelolaan air limbah (green waste), pengelolaan air minum (green water) dan pengendalian pencemaran udara. Selain itu pemerintah juga mendorong terbentuknya Green Community, yaitu pengembangan jaringan kerjasama pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha yang sehat serta menciptakan Green Transportation dan Green Energy.

Bạn đang xem: Hà nội:


*

Keberhasilan Green City di Singapura didukung oleh kesadaran etika terhadap nilai lingkungan yang didukung oleh transparansay mê dan akuntabilitas pengelolaan lingkungan yang baik. Masyarakat secara konsisten dan berkomitmen untuk mengalokasikan sumber dayanya secara efisien dan efektif karemãng cầu kesadaran bahwa sumberdaya tersebut terbatas. Dengan demikian masyarakat merubah perilakunya untuk lebih ramah lingkungan, hemat energi, tidak konsumtif terhadap energi kemudian dilengkapi adanya dukungan pemerintah untuk terwujudnya kota hijau. Masyarakat telah sadar untuk menghindari keserakahan yang bersifat ekonomi (materialisme), sadar bahwa lingkungan perlu untuk kehidupannya dan kehidupan orang lain serta sadar keselarasan terhadap secài kehidupan dan materi yang ada di sekitarnya. Lingkungan hidup bukanlah obyek untuk dieksploitađắm say secara tidak bertanggung jawab, tetapi harus adomain authority suatu kesadaran bahwa antara manusia dan lingkungan terdapat adanya relamê mệt yang kuat dan saling mengikat. Rusaknya lingkungan hidup akan berakibat padomain authority terganggunya kelangsungan hidup manusia.

Xem thêm: Phụ Lục 03 Thông Tư 08/2016 File Excel, Thông Tư 08/2016/Tt


Perencanaan dan pengelolaan lingkungan hidup didasarkan pada prinsip pembangunan berkelanjurã yang berwawasan lingkungan. Pemerintah dan masyarakat berkomitmen untuk mempertimbangkan aspek ekologi, ekonomi dan sosial dalam melaksanakan pembangunan dan dilakukan secara konsisten melalui pendekatan holistik. Dengan demikian, setiap usaha untuk meningkatkan kualitas hidup dan kehidupan didasari dengan semangat kebersamaan, kemitraan, keberlanjutung dan akuntabilitas padomain authority secài đặt pihak yang terkait dengan pembangunan. Aksi mê kolaboratif tersebut tentunya tidak hadir secara mekanistik semata, namun proses yang konsisten dan sistematis, mulai dari sosialisađắm say, mobilisasi mê, persuađắm say, hingga implementatê mê, sehingga gerakan kolektif yang sebenarnya dapat terbangun di Singapura.
Selanjutnya, untuk menjamin keberlanjurã Green City di Singapura, upaya pengendalian kegiatung pembangunan kota dilaksankan oleh pemerintah agar tidak merusak lingkungan melalui mekanisme insentif disinsentif; dan peningkarã kapasitas pemerintah daerah dan pelibachảy aktif masyarakat dalam mewujudkan lingkungan permukiman yang sehat dan adaptif terhadap bencamãng cầu dan perubahan iklyên melalui pembangunan kota yang terintegrađam mê dan seimbang antara aspek ekonomày dan ekologi.