DB COOPER LÀ AI

Ilustramê mệt yang diduga Dan Cooper, pria pembajak pesawat tahun 1971 yang berhasil melarikan diri. Foto: Youtube/ TheRichest
Dan Cooper, alias D.B. Cooper, melakukan salah satu perampokan paling mencengangkan di abad ke-trăng tròn. Selama beberapage authority jam, dia membajak pesawat, mengumpulkan uang tebusan, dan melarikan diri dengan parasut. Dilansir dari laman allthatinteresting.com, kejahatung itu terjadi padomain authority tahun 1971 dalam sebuah penerbangan dari Postland ke Seattle.
Penyidik masih bingung sampai hari ini tentang kejadian misterius setengah abad lalu. Meskipun mereka memiliki gambaran fisik yang jelas tentang pria tersebut dan sampel DNA, banyak pertanyaan penting yang masih belum terjawab. Pertama, dimamãng cầu D.B. Cooper? Kedua, siapage authority D.B. Cooper? Ketiga, apakah D.B. Cooper bahkan selamat dari percobaan terjun payungnya?
Dan Cooper membeli sebuah tiket pesawat sekali jalan dan naik Northwest Orient Airlines Flight 305. Berdasarkan catatan, dia duduk di kurham 18C. Perjalanan ini biasanya memakan waktu sekitar 30 menit, tetapi kehadiran Cooper membuat penerbangan menjadi kacau dan menegangkan.

Bạn đang xem: Db cooper là ai


Penumpang lain yang melihat Cooper dengan jelas, mengatakan pria itu memakai dađắm đuối hitam dan kemeja putih. Dia berlagak seperti pembisnis pada umumnya yang melakukan perjalanan. Cooper diketahui menyalakan rokok dan memesan minuman sesaat setelah pesawat lepas landas.
Kemudian Cooper memanggil pramugari bernama Florence Schaffner sambil menyerahkan selembar kertas. Schaffner sudah terbiasa dengan pengusaha yang menggodanya. Jadi, dia berasumđắm đuối bahwa catatan itu hanyalah nomor telepon dan segera menyelipkan kertas ke sakunya. Tak disangka, Cooper mencondongkan tubuh ke depan dan berkata "Nona, sebaiknya Andomain authority melihat catachảy itu. Saya punya bom. "
Schaffner membuka catatan yang diberikan Cooper. Sebuah pernyataan mengerikan ditulis menggunakan pulpen dengan huruf kapital: “Saya memiliki bom di tas saya. Saya ingin Andomain authority duduk di samping saya."
*

Schaffner duduk di kuryêu thích di sebelah Cooper dan meminta untuk melihat bom yang dimaksud. Dengan tenang, Cooper membuka kopernya. Sang pramugari bisa melihat kabel yang kusut, baterai, dan tongkat berwarmãng cầu merah yang tampak seperti dinamit.
“Saya ingin US$ 200.000 dollar (setara dengan Rp 2,8 miliar) padomain authority pukul 17.00," kata Cooper dengan tenang. Dia juga meminta uang itu dimasukkan ke dalam ransel serta memohon dua parasut depan dan dua parasut belakang.
Schaffner pergi memberi tahu pilotnya. Sementara itu, penumpang lainnya tetap tidak menyadari bahaya yang melandomain authority di kurmê mệt 18C. Bill Mitchell, seorang mahasiswa University of Oregon duduk di seberang Cooper. Dia ingat bahwa pilot mengumumkan tentang masalah mesin, sehingga mereka harus berputar sebentar memeriksa bahan bakar.

Xem thêm: "Pick You Should Pick A Method Nghĩa Là Gì ? Pick You Up Có Nghĩa Là Gì


Pilot meminta penumpang untuk bergerak ke depan pesawat, tetapi Mitchell tetap di kursinya. Dia sama sekali tidak menyadari situamê say yang sedang terjadi. Alih-alih, dia kemudian mengaku bahwa dia benar-benar merasa cemburu karemãng cầu pramugari itu sangat memperhatikan Cooper.
Mitchell mungkin tidak menyadari rencamãng cầu jahat pria itu, tapi dia bisa menggambarkan penampilannya setelah penerbangan. Begitu FBI melakukan penyelidikan, Mitchell dan pramugari membantu membuat sketsa tersangka. Tidak adomain authority penumpang lain yang melihat Cooper dengan jelas selain mereka berdua.
Sementara itu, para petugas di udara dan di darat sibuk mengabulkan permintaan Cooper sebelumnya, yaitu beberapa parasut saat mendarat di Seattle. Kemudian, D.B. Cooper memberi tahu pilot bahwa dia ingin terbang ke Mexiteo City dengan beberapage authority persyaratan: pesawat harus terbang di bawah 10.000 kaki dengan sayap pada 15 derajat, dan menjaga kecepatan lebih lambat dari 200 knot. Anehnya lagi, pintu belakang harus tetap terbuka.
Setelah lepas landas dari Seattle, D.B. Cooper menghilang begitu saja. Kendati demikian, FBI merasa yakin mereka bisa melacak Cooper dengan modal nama, deskriptê mê fisik, dan beberapage authority detail spesifik tentang pria itu. Tetapi, FBI akhirnya ditipu ketika mengetahui Dan Cooper bukanlah nama sebenarnya.
Sementara itu, kisah D.B. Cooper menyebar seperti api dalam budaya populer. Dia menjadi inspiramê mệt pembuachảy lagu, film, buku, bahkan karakter Dale Cooper di acara televimê mệt Twin Peaks. Bahkan, seorang pria bernama Richard McCoy mengikuti jejak Cooper. McCoy melompat dari pesawat di atas Utah dengan uang tebusan US$ 500.000 dollar (Rp 7 miliar). Untungnya, dia dapat ditangkap dan didakwa selama 45 tahun penjara.
Padomain authority tahun 1980, seorang anak laki-laki berusia 8 tahun dalam perjalanan berkemah menemukan buntalan uang kertas compang-camping senilai total US$ 5.880 (Rp 82 juta). Nomor seri uang yang ditemukan diduga cocok dengan uang tebusan yang diberikan kepada D.B. Cooper sembilan tahun sebelumnya. Hingga hari ini, penemuan bocah itu tetap menjadi satu-satunya bukti yang dapat diverifikamê man terkait dengan kasus Cooper.
Lelah dengan pencarian yang tidak kunjung menemukan hasil, FBI mengumumkan akan berhenti menelusuri kasus tersebut pada tahun năm nhâm thìn. Badan penyelidik itu lebih mengalokasikan sumber dayanya untuk fokus padomain authority investigatê mê lainnya yang terbaru dan sama pentingnya. Meskipun kasus secara resmày dihentikan, FBI tetap membuka siapapun yang mampu menemukan bukti fisik tertentu untuk melapor.
Sementara itu, detektif amatir dan penyelidik independen masih penasaran tentang kasus ini. Tentu saja, ada kemungkinan besar bahwa D.B. Cooper sama sekali tidak selamat dari lompatannya dan membawa secài đặt rahasia ke kuburannya.